Teknologi

Mouse, Si Kecil Teman Berkomputer

Mouse

KOMPUTER bentuk personal computer (PC) maupun laptop terus mengalami perkembangan dalam segi kinerja, performa atau pun dari segi penampilan. Begitu juga dengan perangkat pendukung lainnya pun terus mengalami perkembangan. Satu diantaranya adalah mouse yang selama ini mempermudah penggunaan komputer.

Perangkat yang berukuran kecil ini cukup penting fungsinya, meskipun sering kali terabaikan ini. Apalagi sekarang ini orang seakan-akan tak butuh mouse karena ada perangkat dalam laptop yang menggantikan fungsi mouse.

Namun sebagian lagi masih tetap setia menggunakan perangkat yang satu ini. Alasannya antara lain memudahkan kerja atau tertarik dengan bentuknya yang lucu dan imut. Seperti dikatakan Diana dari Notebook House, Mal Ciputra Seraya, Pekanbaru.

Meskipun semua laptop bisa digunakan tanpa menggunakan mouse, namun ternyata mouse tetap dicari dan dibeli orang. “Cukup banyak juga yang membeli mouse. Apalagi sekarang ini banyak yang menawaran bentuk lucu, jadi pembeli pun semakin tertarik,” ujarnya.

Di tempat usahanya pun tersedia aneka bentuk mouse lucu. Baik dari bentuk standar, bulat, berukuran besar maupun yang ukurannya kecil (mini). “Sekarang ini yang terbaru adalah mouse bentuk sabun atau Soap Mouse. Ada beberapa warna tapi yang tersisa tinggal merah dan hitam. Mouse optik ini dijual dengan harga Rp 58 ribu,” kata Diana.

Jenis lain yang juga baru adalah mouse keluaran M-tech seri Sweettheart. Mouse ini menawarkan bentuk yang mini dan lucu dengan aneka pilihan warna. Harganya Rp 60 ribu. Dan jenis lain yang cukup banyak diminati adalah motif Hello Kitty. Untuk mouse Hello Kitty, harganya bervariasi dari Rp 60 ribu hingga Rp 125 ribu dan semua merupakan mouse optik.

Mouse sebenarnya mengalami perkembangan yang cukup signifikan walaupun terkesan lambat. Tentunya jika dibandingkan dengan perkembangan perangkat keras lainnya. Mouse pertama ditemukan oleh Douglas Engelbart dari Stanford Research Institute pada tahun 1963.

Pertama dibuat, mouse berukuran besar dan menggunakan dua buah roda yang saling tegak lurus untuk mendeteksi gerakan ke sumbu X dan sumbu Y. Engelbart kemudian mematenkannya pada 17 November 1970, dengan nama penunjuk posisi X‑Y untuk sistem tampilan grafis (X‑Y Position Indicator For A Display System).

Perkembangan selanjutnya dilakukan oleh Bill English di Xerox PARC pada awal tahun 1970. Ia menggunakan bola yang dapat berputar kesegala arah, kemudian putaran bola tersebut dideteksi oleh roda‑roda sensor di dalam mouse tersebut.

Perkembangan selanjutnya adalah mouse optikal. Jenis ini lebih unggul dari mouse bola karena lebih akurat dan perawatannya lebih mudah. Mouse optikal tidak perlu dibersihkan, berbeda dengan mouse bola yang harus sering dibersihkan karena banyak debu yang menempel pada bolanya.

Dan yang paling canggih saaat ini adalah mouse laser. Pertama kali mouse laser diperkenalkan oleh Logitech, perusahaan mouse terkemuka yang bekerja sama dengan Agilent Technologies pada tahun 2004. Logitech mengklaim bahwa mouse laser memilki tingkat akurasi 20 kali lebih besar dari mouse optikal. (ans)

Simpel dengan Mouse Optic

PERAWATAN mouse optic berbeda dengan merawat mouse bola (scroll). Apabila mouse bola biasanya seminggu sekali dibuka bolanya dan dibersihkan kotoran yang menempel di bola dan roda putarnya. Tapi kalau mouse optik perawatanya cenderung lebih simple.

Beberapa tips untuk merawat mouse optik:

* Usahakan mousepad dan kondisi sekitar di mouse dalam keadaan kering.

* Bersihkan mouse

* Buka baut pada bagian bawah mouse, kemudian keluarkan komponen‑komponen pada mouse. Setelah semua komponen di keluarkan, lalu bersihkanlah debu yang ada pada mouse dengan menggunakan kuas atau kain kering. Bisa juga menggunakan cotton bud yang diberi sedikit alkohol. Bersihkan juga kotoran‑kotoran yang terdapat pada cassing mouse, dapat menggunakan kuas, kain ataupun menggunakan vacum cleaner.

* Jika sudah, kita bisa memasang kembali komponen mouse dan menutup mouse.

* Jangan terlalu sering membuka mouse karena komponen yang ada di dalamnya rawan patah. (ans/net)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s