Teknologi

Headset, dari Kampus ke Militer

 

Headset

Headset merupakan gabungan headphone dengan mikrofon. Pada awalnya, headset hanya memiliki satu pembicara atau dengan kata lain untuk mendengarkan saja. Namun kini sudah banyak headset yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dua arah.

Dalam tulisan kali ini, saya pengena nulis tentang headset. Tentunya sudah banyak yang tahu seperti apa headset itu kan? Yah, headset adalah perangkat keras yang biasa dipakai untuk mendengarkan suara, langsung ke telinga emakainya.

Menurut berbagai sumber, alat ini sebenarnya diciptakan pertama kali pada tahun 1910. Yaitu oleh Nathaniel Baldwin, seorang mahasiswa dari Universitas Stanford. Namun penemuannya ini tidak langsung menjadi perhatian, karena Baldwin tidak berminat untuk memproduksi temuannya secara massal.

Kemudian pada Perang Dunia I, angkatan laut Amerika mengetahui penemuan Baldwin dan memesan 100 headset untuk keperluan perang. Semenjak itulah masyarakat mulai sadar dengan teknologi ini. Bahkan pada 1961, headset masuk ke kokpit pesawat. Para pilot menyukainya karena headset ringan dan nyaman dipakai.

Sedangkan untuk penggunaan di pesawat telepon, headset pertama kali diaplikasikan untuk pesawat telepon pada tahun 1970. Lalu pada awal 2000, bersamaan dengan meledaknya telpon selular, headset nirkabel berbasis teknologi Bluetooth mulai popular.

Di Pekanbaru sendiri, headset tentunya bukan benda yang baru. Dengan mudah, aksesoris ini bisa ditemui di berbagai toko komputer. Dari model yang biasa (standar warna hitam) hingga yang warna-warni tersebar di berbagai toko.

Diantaranya di Sudirman Komputer yang terletak di Jalan Sudirman. Store Manager Sudirman Komputer, Fonie menyebutkan ada beberapa pilihan headset di tokonya. Dari warna yang lembut hingga yang ngejreng seperti kuning atau hijau muda. “Kami mempunyai beberapa jenis headset, baik yang model standar ataupun yang warna-warni produksi Keenion. Barang-barang ini mulai masuk sekitar dua mingguan yang lalu,” ujarnya.

Hal senada juga diutarakan Supervisor Computer Square, Fenny. Di tempat usahanya in juga mengungkapkan ada beragam jenis headset baik yang model standar maupun yang beragam bentuk dan warna.

Sedangkan untuk harganya cukup bervariasi juga, tergantung mode dan kualitas suara yang dihasilnya. Yang paling murah, headset sudah bisa didapatkan dengan harga Rp 25 ribu. Sedangkan yang lebih tinggi kualitasnya, dilepas dengan harga lebih tinggi yakni Rp 80 hingga Rp 90 ribu. (bbs/ans)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s