Wisata

Wedang Uwuh dan Makam Raja Mataram (1)

* Menelusuri Jejak Situs Kerajaan Mataram Islam
Wedang Uwuh dan Makam Raja Mataram….untuk pertama kalinya saya rasakan.

Baru pertama ini saya menikmati minuman yang memiliki nama yang aneh. Wedang Uwuh, kalau diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia adalah Minuman Sampah (Wedang=minuman/Uwuh=sampah).

Wiek's Poenya
Wiek's Poenya

Dan memang benar, isinya terkesan seperti “sampah” yaitu berisi potongan kayu, daun kering, dan rempah lainnya. Tapi jangan salah…saat diminum…rasanya mak nyuuuuuus…

Anget di badan๐Ÿ˜‰

Wedang Uwuh ini baru saya rasakan pertama kali ketika kami sekeluarga berkunjung ke komplek makam Raja Mataram..IMOGIRI.

Minuman ini juga menjadiuwuh2 ciri khas di Imogiri. Jadi, yang pengen menikmati “Minuman Sampah” ala warga Imogiri ini, silahkan saja berkunjung ke sana.

Sekalian kan… bisa mengunjungi jejak situs Kerajaan Mataram Islam di Jawa dan menikmati kehangatan Wedang Uwuh.

Ndak ingin banyak-banyak yang ingin saya ceritakan tentang Wedang Uwuh. Saya justru ingin berbagi cerita saat cuti pulang kampung ke Jogja. Siapa tau bisa menjadi inspirasi temen-temen untuk berkunjung ke kota tercintaku..Jogja

Bersama keluarga, kami mengunjungi makam raja Jawa atau yang dikenal dengan Pajimatan Imogiri. Seumur hidup…baru ini saya datang ke sana. Padahal sejak masih orok sampai lulus kuliah, domisili saya di Jogja. Hihihi…kebangeten, kata seorang teman.

Saya mengutip dari Tembi, Pajimatan Imogiri merupakan makam raja-raja Mataram (Surakarta dan Yogyakarta) yang terletak 17 kilometer ke arah selatan dari Kota Yogyakarta. Jadi kalau sudah masuk ke jalur Jalan Imogiri, nanya aja sama orang sana, bakalan ditunjukin kok.

Untuk warga masyarakat umum, ada lapangan parkir yang terletak di sebelah barat gerbang masuk sebelum naik tangga. Sedangkan bagi kerabat istana dan tamu VIP disediakan parkir di bagian atas mendekati makam sehingga tidak perlu meniti tangga.

Long...long...loooooong.....
Long...long...loooooong.....

Mitosnya, kalau ada yang bisa menghitung jumlah tangga secara benar, maka keinginannya bisa terkabul. Ini nih yang saya herankan, banyak versi tentang jumlah anak tangga itu. Ada yang bilang jumlahnya 500, ada yang bilang 349, ada juga yang bilang 355. Gimana bisa terkabul kalau versinya macam-macam hihi…

Saya sendiri mendapatkan info dari petugas jaga di sana, jumlah anak tangganya 349. Dan setelah mencoba ngitung, cuman 345.

Wanna try that???? Silahkan saja berkunjung…๐Ÿ™‚

Info tambahan:

Untuk memasuki kompleks Makam Raja-raja Imogiri tidak dikenai tiket khusus. Hanya saja, tiap pengunjung bisa mengisi buku tamu (supaya terdaftar) dan memberikan sumbangan seikhlasnya di tempat juru kunci makam. Apabila pengunjung berminat membawa air gentong yang dianggap berkhasiat juga dikenai sumbangan sukarela.

Monggo seikhlasnya :-)
Monggo seikhlasnya๐Ÿ™‚

Selain itu, di muka masjid, tepatnya di bawah anak tangga pertama menuju makam, juga terdapat kotak infak untuk pemeliharaan masjid.

2 thoughts on “Wedang Uwuh dan Makam Raja Mataram (1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s