Wisata

Report from my beloved city… Jogja

Setelah bersibuk-ria dengan segala rutinitas kerja selama sekitar satu tahun, akhirnya saya mendapat kesempatan untuk pulang kampung. Yeah..i was back to my belooved city…Yogyakarta.
Saya mendapat jatah libur cuti dari tanggal 13 April hingga 18 April 2008, dan waktu itu tak ingin saya sia-siakan begitu saja. Tentu saja tujuan utama dahulu yaitu sowan keluarga dulu. Setelah itu barulah bersilaturahmi dengan teman-teman yang masih “tersisa” di Jogja. Diantaranya Claudia Dewi, Tasiatun, dan Planiati Arliana. Fiuh, ternyata hanya mereka yang bisa saya jumpai.
Dan tak lupa, saya pun berkunjung ke lokasi penuh kenangan di masa lalu (woloooh). Diantaranya adalah Pulau Cemeti, komplek Taman Sari, dan my beloved campus… TP-UGM.
Ingin saya bagikan pengalaman pulang kampung pertama ini.
Of course this is my first time to back home. ‘Coz this is the 1st time i’m going to other city for a years.
Mulai dari Pulau Cemeti saja yah, karena ini perjalanan pertama berwisata. Saya pergi bersama seorang teman (Claudia Dewi).
PULAU CEMETI
Pulau Cemeti disebut juga dengan Pulau Kenanga

Pulau Cemeti
Ini adalah jalan masuk menuju komplek Pulau Cemeti

Mendengan kata Pulau Cemeti tentunya yang terlintas adalah sebuah daratan di tengah air. Tapi pulau yang satu ini sangat berbeda dengan perkiraan orang. Tempat yang disebut Pulau Cemeti ini adalah sebuah situs sejarah yang terletak di belakang Pasar Ngasem (pasar burung).
Pulau Cemeti
Ini adalah bangunan bagian bawah Pulau Cemeti

Pulau Cemeti juga disebut dengan Pulau Kenanga.
Pulau Kenanga atau Pulau Cemeti adalah sebuah bangunan tinggi yang berfungsi sebagai tempat beristirahat, sekaligus sebagai tempat pengintaian. Bangunan inilah satu-satunya yang akan kelihatan apabila kanal air terbuka dan air mengenangi kawasan Pulau Kenanga ini. Disebutkan bahwa jika dilihat dari atas, bangunan seolah-olah sebuah bunga teratai di tengah kolam sangat besar.

Bagaimana menuju Pulau Cemeti?
Jika kita berjalan dari Kraton Jogja, menyusuri Jalan Kauman lalu masuk ke komplek beteng selatan, langsung dapat terlihat situs tersebut. Berupa puing-puing bangunan tua yang tidak lengkap lagi.
Pulau Cemeti memiliki satu tangga di sisi kanan. Konon menurut cerita orang-orang (lebih tepatnya guide) setempat, tempat itu merupakan tempat yang didatangai raja-raja Jogja untuk melihat kondisi wilayahnya.
Dan konon kabarnya di sekitar bangunan yang tingginya sekitar 10 meter itu terdapat semacam danau buatan. Jadi untuk menuju tempat itu harus menggunakan perahu. Dari situlah julukan Pulau diberikan pada bangunan itu.

Jangan Nekad yah…
Pada satu dinding puing bangunan di bagian atas ditempel sebuah papan larangan.
Di situ tertulis jangan naik jam 9 malam. Perhatiin tuh…jangan nekat naik yah.
Bukan apa-apa, di situs itu gelap dan harus melalui tangga-tangga kecil dan rawan di malam hari. Apalagi pengamanannya hanya berupa pegangan dari besi.


Tuh kan…cuman besi pegangan yang kecil
Jika melihat ke arah utara, maka berdiri di atas Pulau Cemeti dapat melihat Kota Jogja. Jika langit cerah maka bisa terlihat Gunung Merapi.
Tapi jika kita beralih ke arah selatan, maka di bagian bawah terlihat bagian atap terowongan. Terowongan itu menghubungkan Pulau Cemeti dengan komplek Taman Sari (pemandian putri).

6 thoughts on “Report from my beloved city… Jogja

  1. Pulau cemeti maupun taman sari, adlh swt tmt y bg q bnyk skale kngn t’hndh dsana. T’msk jg hal y t’bruk skalipun…

    Q jg meninggalkn swtu tlisan y q hrp bs d’lihat olh orng y tak m’blz cntaq…

    Mkn dy tak pnh menyngka lok tmt t adlh tmt y t’indh saat q ada d’dktny…

    Tmt it sngt enk unk mrenung,,
    Q akn sll menggtny,,wlupn orng t skrng dah p’gie nggln q…

    N q b’hrp,swt saat q bs b’tmu dy d’tmt it, n m’nglunkan rasa cnta y slma ney qt pndm,,
    N qt bs b’sm bhgia d tmt itu…selamanya,,:-D

    Ough….so sweeeeett….🙂

  2. Buat Gw tempat ini, sangat intrest bgt… terlebih lagi sisi bangunan tua yang mengandung nilai bersejarah.. Jujur, selama gw diJogja Ini baru yang pertama gw injekin kaki di Pulau Cemeti,,,, Walaupun ga sengaja…
    karna tujuan Gw emang Pengen Kepasar Burung di Ngasem…. ECCCCChh???
    malah dapet tempat yang bersejarah

    ohya…gimana bisa gak sengaja tuh Mas??? Kalo nabrak gak sengaja bisa ajah, tapi kalo ke pulau cemeti gimana bisa…kan pake naik tangga segala hihihi😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s