Serba-serbi

Sayap Burung

Saya kutip sebuah kisah dari buku Pak Guru Tulus. Semoga kisahnya nggak salah. Abis bacanya dah hampir dua tahun yang lalu hehe…

burung.jpg

Pak Tulus sedang menemani gadis kecil bernama Ami. Di depan mereka berdiri sebatang pohon beranting banyak. Di satu di antara pucuk ranting yang seakan-akan rapuh, mereka melihat seekor burung hinggap di situ.

Ami: Mengapa burung itu tidak takut kalau ranting bisa patah, Pak Guru?

Guru Tulus: Barangkali karena tahu bahwa dia punya sayap, Ami. Sehingga dia tau bahwa setiap saat dia bisa terbang jika bahaya datang.

Anak-anak ternyata memiliki kemampuan alamiah untuk mengundang keluar hal-hal terbaik dari diri seseorang untuk diberikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s