Teknologi

Video Streaming

Bisa Dilihat tanpa Selesai Download

Streaming

MELIHAT tampilan video kini tak hanya bisa dilakukan dengan menyalakan player dan memasukkan kepingan kaset baik berupa kaset video maupun kepingan compact disc (CD). Seiring kemajuan teknologi, sekarang sudah muncul teknologi video streaming yang bisa dinikmati dengan cara mengakses suatu server.

Akses itu bisa diperoleh baik dengan cara melakukan koneksi ke internet dengan server situs penyedia layanan video. Bisa juga diakses menggunakan teknologi seluler yang mendukung teknologi tersebut. Teknologi di seluler yang paling dikenal adalah layanan 3 Generation (3G). Servernya adalah perusahaan telekomunikasi seperti Telkomsel, Satelindo, dan Indosat.

Tapi apa sebenarnya teknolgoi video streaming itu? Bagaimana jalurnya sehingga kita bisa menikmati tampilan video tanpa menggunakan kepingan penyimpan film dan alat pemutar film?

Wira Victori SKom, MIT Manager IPI LEPPINDO, Pekanbaru, Kamis (27/9) mengungkapkan, Video/Audio Streaming adalah teknologi dimana kita dapat melihat suatu file video atau mendengar File Audio tanpa menunggu proses download file tersebut selesai.

Teknologi ini biasanya dipakai pada media internet atau media yang bergerak di bidang penyiaran (broadcasting). Selain itu juga bisa digunakan oleh pengelola tempat pariwisata untuk menampilkan video live tempat pariwisata tersebut. Contoh hasil video streaming pada media penyiaran adalah video yang dilihat di situs media televisi di internet.

Sedangkan contoh lainnya adalah video yang disediakan layanan video streaming di situs-situs. Misalnya di http://www.youtube.com atau http://www.ifilm.com dan google video. Pengguna internet tinggal membuka situs dan melakukan registrasi gratis. Setelah itu bisa dilakukan download video yang diinginkan.

Pembeda video streaming dengan video biasa adalah format dan teknologi aksesnya. Bayangkan saja jika harus melakukan download video biasa (format AVI) yang ukurannya mencapai 50 MB/second dengan akses internet berkecepatan 50 kb/second. “Bisa makan waktu sekitar 18 menit, itupun belum termasuk beban text dan gambar pada alamat situs itu,” ujar Wira.

Kegiatan itu pastinya membosankan bagi pengguna internet. Tapi saat ini sudah ada teknologi streaming yang bisa mengantisipasi kejadian itu.

Dengan memanfaatkan teknologi streaming maka data video/audio tidak perlu selesai di- download sampai tuntas 100% dulu baru bisa dilihat. Teknologi streaming memungkinkan kita untuk dapat langsung melihat hasil sementara data video tersebut akan terus mengalir /stream terus menerus sampai selesai.

Syarat utama yang harus dipenuhi untuk dapat melihat tampilan video streaming pada browser internet kita adalah memiliki player atau plugin sesuai dengan format file streaming yang akan dibuka.
Sementara itu, dalam teknologi streaming juga dilakukan proses Codec (comporession dan decompression) terhadap file video/audio yang diinginkan. Proses codec sendiri mengenal dua metode yaitu codec lostly dan codec lostless. Tapi metode yang biasanya digunakan untuk streaming video adalah metode codec lostly.

Masih menurut Wira Victori, kompresi (comporession) adalah proses pengecilan file video. Sedangkan dekompresi (decompression) adalah proses pengembalian ke ukuran semula.

Sementara itu, format file yang sudah melalui proses streaming akan berubah menjadi format yang lain. Format file streaming yang banyak digunakan saat ini diantaranya adalah: QuickTime (.mov) dan Real Media (.rm / .ra / .ram). Selain itu juga terdapat jenis file Windows Media (.asf / .wmf / .asx) dan Fash Video (flv) (ans)

3 thoughts on “Video Streaming

  1. bRavo tU paK wiRa..
    PA ayu di IK2 thn 2006-2007..
    iLmu yG bPk beRi g kaN perNaH yu lUpakaN pak..
    dAn aKan terUs yu keMbangKan..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s