Kesehatan

Gaya Hidup Pengaruhi Kondisi Tubuh

Menurut dr Fauzi Sandra, gaya hidup seseorang sangat berpengaruh pada kondisi tubuh. Contoh yang sangat jelas adalah pola makan yang jauh dari buah dan sayur. Seperti yang terjadi pada Becca, pertama kali melakukan pengukuran antioksidan menunjukkan nilai 35.000. Namun ketika ia kurang memperhatikan pola makannya, terjadi penurunan drastis hingga angka 18.000. Hingga akhirnya Becca mengubah kembali ke pola hidup yang sehat. Ia memperbanyak konsumsi buah dan sayuran dan hasilnya, kadar antioksidan dalam tubuhnya langsung meningkat tajam.

Apa sebenarnya antioksidan? Menurut Robinson Tan, antioksidan adalah pertahanan utama pada tubuh untuk melawan serangan radikal bebas. Antioksidan sebenarnya sudah ada di dalam tubuh kita masing-masing karena tubuh secara alami sudah menghasilkan beberapa antioksidan.

Antioksidan dalam tubuh antara lain vitamin C dan enam karotenoid. Macam-macam karotenoid adalah beta karoten, lipopin, lutein, alpha karoten, beta kriptosantin, dan zeaxantin. Sekelompok antioksidan tersebut yang akan bekerja sama untuk melindungi tubuh dari racun dan serangan radikal bebas.

Radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil yang mencuri atau menangkap elektron dari molekul lain dan menyerang tubuh kita. Paparan radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh bisa berasal dari berbagai macam.

Misalnya asap rokok dan polusi di sekitar kita. Selain itu tingkat stres yang tinggi dan paparan sinar matahari juga termasuk radikal yang mempengaruhi kebugaran tubuh. Akibat terlalu sering kontak dengan radikal bebas dan racun-racun di sekitar adalah terjadi penuaan dini dan resiko tinggi mengidap kanker.

Masih menurut Robinson, hasil dari penelitian terbukti bahwa radikal bebas berkaitan dengan 200 macam penyakit. Lama-kelamaan akan terjadi reaksi kimiawi dimana sel dan DNA dalam tubuh kita akan rusak.

Adanya reaksi tersebut memungkinkan terjadinya kanker dan penyakit lainnya. Seperti penyakit kulit, jantung, hati, paru-paru, dan penyakit yang berkaitan dengan sistem saraf.

Munculnya kesadaran dari seseorang untuk mengubah pola hidup kurang sehat menuju pola hidup yang baik tidaklah sama. Apalagi melihat lingkungan sekitar kita yang agaknya semakin jauh dari pola makan yang tidak seimbang. Misalnya menyantap hidangan siap saji atau yang serba instan.

Dalam kondisi seperti itu diperlukan nutrisi-nutrisi tambahan (suplemen) yang akan mencukupi gizi harian standar. Ini dikarenakan melihat fenomena pola hidup dewasa ini, mengkonsumsi makanan yang seimbang bisa dikatakan sebagai hal yang sulit dilakukan.

Namun mengkonsumsi nutrisi tambahan jangan sampai salah memilih. Robinson mengungkapkan, pola pikir masyarakat saat ini harus dirubah. Jangan sembarangan memilih suplemen yang menjanjikan angka kecukupan gizi saja, tanpa memperhatikan faktor yang lain. Bahkan jangan sembarang beranggapan bahwa bahan alami pasti aman.

“Nutrisi dari bahan alami belum tentu aman,” ujarnya kepada Tribun. Ada kandungan tertentu dalam bahan alami yang bermanfaat untuk tubuh. Namun ada juga bahan yang harus dihilangkan karena bisa berbahaya jika dikonsumsi. Oleh karena itu yang terbaik adalah mengkonsumsi suplemen dari bahan alami yang melalui proses pengolahan bersertifikat. Karena lebih memiliki jaminan keamanan ketika dikonsumsi. (ans)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s