Kesehatan

Pola Hidup Instan, Tubuh Rentan Penyakit

Pekanbaru, Tribun – Melakukan cek kesehatan atau yang lebih dikenal dengan medical check up (MCU), sebaiknya dilakukan sedini mungkin, sebelum tubuh kita diserang oleh penyakit yang ganas. Dr Wendi Rachman dari RS Awal Bros, Pekanbaru, ketika ditemui Tribun, Rabu (4/7) di tempat kerjanya, menjelaskan bahwa melakukan MCU sejak awal memiliki beberapa keuntungan.

Hal ini mengingat pentingnya menjaga kesehatan tubuh dari penyakit yang menyerang. Penyakit bisa disebabkan oleh beberapa sebab, apalagi mengingat pola hidup dewasa ini. Dokter alumni Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung ini mengungkapkan bahwa pola hidup instan yang ada di masyarakat sekarang, menyebabkan tubuh rentan dengan penyakit. Tubuh menjadi mudah terserang berbagai penyakit.

Selain itu, penyakit juga bisa muncul karena pengaruh lingkungan, faktor keturunan (generatif), dan pola hidup yang tidak benar. “Pola hidup sangat berpengaruh pada kesehatan tubuh,” ujar dr Wendi.

Misalnya konsumsi makanan cepat saji (junk foof), makanan ringan, dan makanan yang serba enak. Selain itu juga gaya hidup instan lainnya. Banyak orang yang malah melakukan gerakan atau berjalan. “Olah raga sudah jarang dilakukan,” tambah dr Wendi. Oleh karena itu kesehatan tubuh harus semakin diperhatikan.

Satu diantara cara untuk mengetahui penyakit atau kemungkinan tubuh terjangkit penyakit adalah dengan melakukan MCU. Apalagi mengingat tidak semua penyakit bisa muncul dengan gejala yang bisa dilihat dengan kasat mata. Jadi tubuh yang tidak sakit, belum tentu tubuh yang sehat.

Dokter yang berencana untuk mengambil spesialis di almamaternya ini mengungkapkan, bahwa dengan menjalani MCU, beberapa penyakit bisa terdeteksi dari awal. Selain itu juga pola hidup yang kurang sesuai bisa diketahui oleh dokter sehingga bisa sesegera mungkin diberikan saran kepada pasien.

Saat ini yang banyak menggunakan fasilitas MCU adalah perusahaan-perusahaan besar. “Mereka biasanya perusahaan yang memiliki konsultan asing, atau perusahaan yang konsen pada pengembangan karir karyawannya,” jelas dr Wendi. Atau bisa juga untuk penerimaan karyawan baru dan

Sedangkan bagi masyarakat saat ini, MCU belum dianggap penting. “MCU masih dianggap eksklusif oleh masyarakat kita,” ujarnya. Hanya orang-orang tertentu yang melakukan MCU secara sadar, sedangkan sebagian besar masyarakat yang lain belum sadar.

Ketidaksadaran masyarakat tersebut bisa saja karena kurangnya pendidikan dari masyarakat, bisa juga karena faktor kemampuan finansial. “Cek kesehatan memang tidak sedikit biayanya,” ujarnya. Sehingga orang pun akan lebih berat mengeluarkan dana lebih, apalagi jika tubuhnya dirasa sehat.

Selain sebagai deteksi awal pada kondisi tubuh, manfaat lain dari MCU adalah sebagai indikator untuk pengecekan terhadap penyakit kronis. Dengan melakukan MCU, maka pemeriksaan kesehatan dilakukan secara periodik tertentu sehingga perkembangan kondisi seseorang bisa diketahui. Misalnya terjadi perbaikan atau malah penurunan. (ans)

Diawali dengan Anamnesi
* Medical Check-Up Ada Empat Tahap

PEMERIKSAAN medical check up (MCU) secara umum terbagi dalam empat tahap. Dr Wendi Rachman menjelasakan kepada Tribun , Rabu (4/7) mengenai tahapan MCU secara umum.

MCU diawali dengan tahap anamnesi, yaitu pemeriksaan untuk mengetahui riwayat dari pasien. Yang dimaksud riwayat adalah latar belakang penyakit yang pernah diderita pasien sebelumnya. Termasuk mengetahui riwayat anggota keluarga yang lain.

Pemeriksaan anamnesi dilakukan dengan mengajukan beberapa pertanyaan seputar riwayat kesehatan pasien. Seandainya pasien dalam keadaan sehat, pemeriksaan ini dapat mengetahui penyakit-penyakit yang mungkin bisa muncul di tubuh pasien, karena juga ditanyakan mengenai pola hidup si pasien. Misalnya kebiasaan-kebiasaan yang berkaitan dengan kesehatan, pola makan, merokok atau tidak, dan oalh raga.

Bagi dokter, hasil pemeriksaan anamnesis bisa menjadi panduan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Tahap selanjutnya adalah pemeriksaan fisik. Pemeriksaan fisik dilakukan dengan memeriksa pasien dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Termasuk di dalamnya adalah pemeriksaan terhadap panca indera seperti telinga, dan mata. Untuk tes mata, paling umum dilakukan untuk pemeriksaan buta mata dengan cara membaca huruf dan angka dalam kumpulan warna.

Selain itu juga tes fisik juga meliputi kemampuan berjalan, normal atau tidak, posisi tubuh apakah normal atau ada bentuk yang tidak semestinya. Dengan mengetahui fisik pasien, kondisi kesehatan pasien pun bisa dianalisa berdasarkan fisik masing-masing.

Langkah ketiga adalah pemeriksaam radiologi. Pada pemeriksaan ini dilakukan rontgen di bagian dada. Tujuan dilakukannya pemeriksaan radiologi adalah mengetahui kondisi jantung dan patu- paru dari pasien. “Hasil rontgen akan diterjemahkan oleh dokter spesialis radiologi,” ujar dr Wendi.

Tahap yang terakhir adalah pemeriksaan laboratorium. Tes laboratorium bisa dilakukan dengan memeriksa darah, urin, dan feses. “Tergantung jenis pemeriksaannya sihm” ucapnya. Tapi yang paling umum adalah pemeriksaan umum terhadap darah.

Tujuannya untuk mengetahui kandungan darah seperti hemoglobinya, leukosit, dan tingkat trombosit dalam darah. Untuk pemeriksaan yang lebih komplek, bisa dilakukan pemeriksaan terhadap kandungan kimia darah. Misalnya kandungan lemak atau kolesterol dalam darah.

Keempat tahap tersebut adalah prosedur standar melakukan MCU, yang juga bisa dilakukan oleh orang yang secara kasat mata terlihat sehat. Jika ada keluhan yang lebih berat, bisa dilakukan pemeriksaan lanjutan. Namun pada umumnya, pemeriksaan lanjutan akan dilakukan setelah pemeriksaan umum selesai dilaksanakan.(ans)

One thought on “Pola Hidup Instan, Tubuh Rentan Penyakit

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s