Libur sehari Sabtu (12/9) kemaren menyempatkan diri untuk berkunjung ke Dumai. Kejadian-kejadian “unik” menemani perjalananku di sana.
* Pertama, berawal dari proses keberangkatan, terjadi sebuah insiden dimana namaku terdaftar di tanggal 18 September. Dan mobil untuk hari itu full alias ndak bisa ditambahin orang lagi. Huaaaa…spontan ngomel-ngomel sama petugas travelnya dan “nyaris” batal berangkat. Tapi demi profesionalitas pelayanan kepada pelanggan, akhirnya petugas travel pun menelpon kembali dan menjemput.
(*rekomendasi ne, tujuan Pekanbaru-Duri-Dumai boleh lah pakai travel Karya Maju)
* Memang tak banyak yang bisa dikunjungi di Dumai. Tapi ada tempat² yang tak ada di Pekanbaru. Diantaranya adalah Taman Putri Tujuh. Yah, meskipun tak ramai dikunjungi orang. Namun bisa lah dipake untuk bersantai bersama keluarga. Atau buat berfoto-ria..seperti ini niii….

with Mikimoz
* Pulangnya, saya menemui sebuah keunikan, yaitu :

Akrobat Jalanan
Akrobat jalanan….
Ntah mereka ini ABG yang lagi puber ato pemain sirkus yang lagi latihan. Tapi mereka ne beratraksi di jalan raya (*termasuk jalan lintas mobil dan truk) Bukit Timah, Dumai. Liat deh gayanya…
Hebatnya lagi ne..para akrobater tuh ndak pake pelindung badan atau kepala. (*don’t try this at home)
* Sesampainya di jalan raya Kecamatan Pinggir, Desa Balai Raja…ada kejadian mengerikan.

Accident
Sebuah bus tujuan Medan beradu dengan truk pembawa kayu balak. Dan hasilnya…seperti tampak pada gambar. Info terakhir, 1 orang meninggal dunia dan 6 luka parah.
Sebentar lagi waktunya mudik… jangan sampai kawan-kawan mengalami kejadian seperti ini yah. Selamat mudik dan berhati-hati di jalanan. Buat yang mudik naik motor, jangan tiru adegan akrobatnya.








