Oleh: wiek | Juli 22, 2007

Multivitamin untuk Anak

Jangan yang Satuannya Microgram

Membajirnya produk-produk multivitamin untuk anak di pasaran sering kali membuat orang tua kurang memperhatikan sebenarnya vitamin dan mineral apa yang dibutuhkan anaknya. Kepala Instalasi Gizi, RS Awal Bros, Pekanbaru, Lucky Kobandaha AMG kepada Tribun, Sabtu (21/7) mengatakan komposisi dalam multivitamin harus benar-benar diperhatikan.
Sering kali orang tua lebih memperhatikan daftar kandungan vitamin dan mineral yang tertera pada label kemasan multivitamin. “Bahkan ada orang tua ada hanya membandingkan banyaknya kandungan dalam multivitamin,” kata Lucky.
Padahal yang lebih penting dalam memilih multivitamin adalah banyaknya kandungan gizi dan vitamin. Lebih lanjut, alumni Akademi Gizi Manado ini memberi saran kepada orang tua untuk jangan mudah termakan tawaran iklan.
Banyak iklan multivitamin untuk anak yang beredar di pasaran. Begitu juga untuk kelebihan- kelebihan yang dijanjikan. Ada yang menawarkan multivitamin untuk menambah nafsu makan dan mempercepat pertumbuhan.
Selain itu juga ada multivitamin yang ditawarkan sebagai pemacu perkembangan otak anak. Kesemuanya itu akan dapat membuat orang tua menjadi terpikat dan akhirnya bisa melakukan kesalahan dalam memilih vitamin dan mineral bagi buah hatinya.
Untuk kandungan gizi dan vitamin, harus benar-benar diperhatikan komposisinya. “Periksa kandungan gizi dan beratnya,” tambah Lucky. Ini penting dilakukan oleh orang tua mengingat berat komposisi dalam multivitamin lebih penting dibanding banyaknya jenis gizi yang tersedia.
Vitamin dan mineral merupakan bagian gizi. Vitamin adalah zat atau substansi penting yang membantu kelancaran proses metabolisme pada tubuh. Ada berberapa jenis vitamin yang dibutuhkan manusia, baik dari tingkat anak-anak dan orang tua.
Secara umum, vitamin dibedakan menjadi dua jenis, yaitu vitamin yang larut pada air dan yang larut pada lemak. Vitamin yang larut dalam lemak adalah vitamin A, D, E, dan K. Sedangkan vitamin yang larut dalam air adalah vitamin C dan vitamin B (komplek.
Diantara vitamin-vitamin itu, B komplek sangat banyak ditawarkan di pasar. Menurut Lucky Kobandaha, vitamin inilah yang sering digunakan sebagai unggulan suatu produk mutivitamin. Bahkan bisa dikatakan, kandungan B komplek itulah yang ditawarkan sebagai bagian multivitamin yang dapat meningkatkan pertumbuhan otak anak. Vitamin B komplek diantaranya adalah B1 (tiamin), B3 (niasin), B12, asam folat, asam pantotenat, dan biotin.
Vitamin B dan turunannya ini diyakini sebagai vitamin yang penting untuk pertumbuhan anak. Lalu bagaimana bisa diunggulkan untuk tumbuh kembang otak anak? Lucky menjelaskan, pertumbuhan anak tidak boleh dilepaskan dengan asupan vitamin B yang cukup.
Vitamin B berfungsi untuk membantu proses metabolisme dalam tubuh. Sebagai efeknya, metabolisme si anak menjadi lancar dan secara otomatis seluruh hasil olahan makanan akan diserap tubuh dengan baik. Dengan begitu, otomatis aliran peredaran darah akan berjalan dengan lancar dan dan berpengaruh juga ke fungsi kerja otak.
Untuk hasil yang lebih baik, sebaiknya konsultasi ke dokter terlebih dahulu. Sehingga orang tua tidak akan salah dalam memilih jenis multivitamin yang tepat untuk putra-putrinya.
Ia kemudian menceritakan pengalamannya menghadapi orang tua yang lebih suka memilih multivitamin untuk anaknya yang memiliki daftar kandungan gizi yang panjang dari pada yang pendek. Padahal sebenarnya mengkonsumsi beragam namun kandungannya kecil, tidak akan berarti.
“Kalau bisa jangan memilih yang memiliki kandungan gizi dengan satuan microgram (mk gram),” kata Lucky. Meski di daftar tertuliskan banyak kandungan, misalnya vitamin C atau B komplek, tapi kalau beratnya dalam satuan microgram tidak akan memberi hasil yang efektif memenuhi kebutuhan tubuh. (ans)

Sebaiknya pada Anak Bermasalah Saja
APAKAH pemberian multivitamin untuk anak itu perlu dilakukan? Ahli gizi RS Awal bros, Pekanbaru, Lucky Kobandaha mengatakan pemberian multivitamin pada anak sebaiknya hanya dilakukan pada anak-anak yang bermasalah.
Ia pun menjelaskan, yang dimaksud dengan anak-anak bermasalah adalah anak yang menunjukkan indikasi tertentu. Misalnya orang tua mengalami kesulitan untuk menyuruh makan anaknya (anak yang susah makan).
Bisa juga si anak mau makan namun dia hanya memilih jenis-jenis makanan tertentu. Misalnya hanya mau sayur bayam saja dan tidak mau yang lain. Atau mungkin si anak hanya makan nasi dan lauk, sedang sayurannya tidak mau. Padahal kebutuhan vitamin dan mineral banyak didapatkan pada buah dan sayur.
Lucky juga mengatakan, multivitamin juga perlu untuk anak yang baru saja sembuh dari sakit. Apabila anak-anak memiliki indikasi sebagai anak-anak bermasalah seperti dijelaskan di atas, maka ada baiknya orang tua segera memberikan multivitamin.
Konsumsi multi vitamin memang perlu dilakukan karena pilihan makanan pada anak-anak cenderung terbatas. Selain itu bisa juga terjadi karena proses pengolahan makanan terkadang merusak atau menghilangkan kandungan gizinya.
Sebagai contoh pengolahan daging yang harus diolah berkali-kali dengan cara dipotong halus lalu direbus. Dengan begitu, vitamin yang larut dalam air bisa berkurang. terkadang ada yang digoreng sehingga semakin berkurang lagi kandungan gizinya karena larutnya vitamin yang bisa larut dalam lemak. “Dengan begitu, kita kan tinggal makan ampas tuh,” ujar Lucky.
Dalam kondisi seperti itulah, keberadaan multivitamin sangat dibutuhkan oleh tubuh. Multivitamin dapat membantu memenuhi kandungan gizi yang dibutuhkan tubuh. Namun mengkonsumsi multivitamin ada baiknya dilakukan setelah konsultasi dengan pihak medis, misalnya dokter.
Mengingat kebutuhan gizi tiap orang berbeda, ada baiknya memperiksakan ke dokter. “Biasanya dokter akan memberi rujukan ke ahli gizi,” ungkap Lucky. Lalu akan dianalisan angka kecukupan gizi dan dibuatkan resep makanan. Resep tentunya juga berbeda untuk masing-masing orang.
Kebutuhan kalori tiap orang berbeda, inilah yang menjadi dasar diperlukannya konsultasi ke dokter atau ahli gizi. Kebutuh gizi biasanya berbeda untuk anak yang jenis kelaminnya berbeda. Selain itu juga perlu mempertimbangkan umur, berat dan tinggi badan, serta bentuk anatomi tubuh. (ans)

Multivitamin sebaiknya untuk:
1. Anak yang baru sembuh dari sakit
2. Anak yang susah (tidak mau) makan
3. Anak yang memilih-milih makanan (hanya memilih satu jenis makanan tertentu) (ans)


Responses

  1. Yoan (18bln) mulai susah makan sejak bljr jln.bgmn cara mengatasinya?

  2. maaf saya mau nanya..
    mb’ menulis artikel di atas sumberny dri mana?
    ada bukunya ga’ mb’?
    coz saya mau buat tugas akhir tentang multivitamin..
    tolong ya mb’ harap di bls segera..
    terimakasih…

    • Sori kelamaan balasnya ya hehehe….ketumpuk seh komennya, jadi gak kliatan.
      Aku dapat dari berbagai sumber Riefy. Browsing di internet dan hasil wawancara dengan ahli gizi. Kebetulan saat nulis itu kemaren, aku wawancara ahli gizi dari RS Awal Bros Pekanbaru

  3. Selamat siang mbak,
    anak saya umur 3 tahun, dia susah makan,
    tiap hari makan :
    susu
    menu : nasi + sop cakar ayam + tomat + wortel
    nasi + sop ayam
    intinya sayuran gak banyak jenisnya dan semua buah tidak mau
    multivitamin yang cocok apa mbak?

  4. Infonya bagus :)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 81 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: